Sepekan Menghilang, 2 Keluarga di Muaro Jambi Lapor Polisi

LAMANJAMBI.COM —Sripah ibu dari Sri Mukti Sapitri (22) warga Suak Putat Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi yang dikabarkan hilang akhirnya lapor ke Polsek Sekernan.

Ditemani keponakannya, dirinya membawa selembar foto anak kesayangannya. Dia brharap pihak kepolisian menemukan keberadaan Sri dan membawa pulang kerumah.

Usai membuat laporan, dirinya menyebut setiap hari dirinya selalu menangis. Terkenang dimana keberadaan anaknya saat ini.

“Dimana sekarang nak. Pulanglah, ibu dan adik sangat rindu,” kata Sripah.

Gadis dengan ciri-ciri kulit sawo matang rambut panjang dan berkerudung itu sudah sepekan tidak pulang kerumahnya di RT 03 Desa Suak Putat.

Baca Juga :  HUT RI ke-78, Edi Purwanto Bacakan Teks Proklamasi

Dia meninggalkan rumah bersama isteri bos tempat dia bekerja, yaitu di warung Bakso RT 10 Desa Suak Putat.

Saat pergi dari rumah, ibunya tidak curiga dan perfikiran yang macam-macam, sebab anaknya itu keluar rumah dijemput oleh Erna Yuliawati (28) bos ditempatnya kerja.

Selang beberapa hari kemudian, korban menghubungi ibunya menggunakan nomor tidak dikenal. Dia mengirim SMS kepada ibunya jika dirinya ingin kerja dan minta maaf karena telah meninggalkan ibu dan adiknya.

Sri Mukti Sapitri seorang Gadis yang menghilang tanpa kabar bersama bos tempatnya bekerja

Ibu korban langsung panik dan segera mendatangi warung bakso tempat dia bekerja. Namun disana ibunya tidak mendapati anaknya kerja disana.

Baca Juga :  Muaro Jambi vs Batanghari Sengit. Tonton Livenya disini.

Berdasarkan keterangan Ribut Wahyudi suami dari Erna, isterinya memang pergi bersama Sri Mukti Sapitri. Dia izin pamit untuk belanja ke swalayan. Namun sampai pagi harinya, dia tidak pulang kerumah. Nomor telepon yang biasanya digunakan tidak aktif.

“Dia pergi bawa pakaian ganti, sebab saya cek ada beberapa pakaiannya yang tidak ada dilemari,” kata Ribut.

Dirinya mengaku sudah menghubungi keluarga dan teman-temannya, namun sampai dengan saat ini belum ada titik terang.

Baca Juga :  Kunjungi SMKN 1 Tebo, Edi Purwanto Berikan Motivasi Kepada Siswa

“Mudah-mudahan dengan laporan ke Polisi, isteri saya dan Sri Mukti Sapitri bisa ditemukan dan pulang kerumah,” katanya lagi.

Sementara itu, Khairul Paman dari Sri Mukti Sapitri menyebut jika hilangnya dua orang ini menimbulkan tanda tanya besar baginya. Bahkan dirinya menduga kedua wanita ini telah menjadi korban perdagangan orang.

“Saya khawatirnnya dia ini pergi dengan seseorang dengan janji pekerjaan, tapi pekerjaan itu tidak ada. Mereka malah dijual,” kata Khairul.

Jika masyarakat mengetahui keberadaan korban, bisa menghubungi pihak kepolisian atau langsung menghubungi Khairul di nomor telepon 081366429744. (*)