Mesir Peringatkan Konsekuensi Rencana Israel Kuasai Gaza

MESIR – Republik Arab Mesir, Kamis (21/8) mengeluarkan peringatan keras terkait potensi dampak dari rencana Israel untuk mengambil alih kendali atas Kota Gaza (Gaza City). Mengutip antaranews.com, Kementerian Luar Negeri Mesir menyampaikan ‘keprihatinan mendalam’ atas langkah Israel yang terus melanjutkan kampanye militer untuk menguasai kawasan perkotaan di Jalur Gaza.

Kemenlu Mesir menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya baru untuk memperkuat pendudukan ilegal atas wilayah Palestina. Itu juga berarti pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.

Baca Juga :  Gara-gara Ngantri Minyak Goreng, Seorang IRT Meninggal Dunia

Mesir mengecam kebijakan eskalatif Israel dan ekspansi yang terus berlanjut di Tepi Barat maupun Jalur Gaza. Mesir juga menyatakan keprihatinan atas kejahatan sistematis terhadap warga sipil tak berdosa serta upaya berkelanjutan untuk memaksa rakyat Palestina meninggalkan tanah mereka.

Pernyataan itu memperingatkan bahwa langkah-langkah tersebut berisiko memperburuk situasi yang sudah rapuh. Sekaligus mengabaikan upaya mediasi serta usulan perjanjian gencatan senjata yang mencakup pembebasan sandera dan tahanan, serta penyaluran bantuan kemanusiaan.

Baca Juga :  Tiga Janda Kaya di Indonesia. Hartanya Mencapai Rp 8,5 triliun

Lebih lanjut, Mesir menegaskan bahwa ketergantungan pada kekuatan dan kesombongan demi kepentingan politik sempit atau keyakinan ideologis, merupakan perhitungan keliru yang didorong oleh runtuhnya sistem keadilan internasional. Menurut Mesir, berpotensi memicu eskalasi regional lebih jauh dengan konsekuensi jangka panjang bagi hubungan antar-komunitas serta stabilitas perdamaian dan keamanan regional maupun global.

Baca Juga :  Seorang Gadis ditemukan Tewas dikamar. Ada bekas luka dilehernya

Pemerintah Mesir menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera bertindak menghentikan perang Israel di Gaza dan mengakhiri pelanggaran terhadap warga sipil Palestina. Mesir juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menjalankan tanggung jawabnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional, guna mencegah situasi di Timur Tengah semakin memburuk serta menghindari ketidakstabilan yang kian meluas akibat pengabaian Israel terhadap norma dan konvensi internasional. (Tim)