Jalan ke Kantor Camat Sungai Bahar Memprihatinkan, Bupati Intruksikan PUPR Bergerak

LAMANJAMBI.COM – Kondisi ruas jalan di Desa Marga Manunggal Jaya, Unit 4 Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi rusak parah. Jalan yang seharusnya mulus itu kini penuh lubang. Jika hujan bak kubangan kerbau dan jika panas berdebu.

Jalur tersebut merupakan urat nadi transportasi vital yang menghubungkan jalan kabupaten menuju Kantor Camat Sungai Bahar.

Tak mau penderitaan masyarakat berlarut, Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno meninjau lokasi dan memerintahkan Dinas PUPR untuk segera memperbaikinya.

Baca Juga :  Ketua PPS Pilkades Sungai Tabir dikeroyok. Pelaku Diduga Orang Suruhan Calon Kades Tak Lolos Seleksi

​Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi, Camat Sungai Bahar, serta kepala desa setempat.

Saat rombongan tiba di lokasi, sejumlah alat berat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi sudah disiagakan dan tengah beroperasi memperbaiki titik-titik kerusakan terparah.

​Dr. Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah demi mendongkrak roda perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Sungai Bahar.

Baca Juga :  Upacara Hari Pahlawan, Aidi Hatta Bacakan Pesan Pahlawan

​”Akses jalan menuju pusat pelayanan kecamatan ini sangat vital bagi mobilitas warga. Oleh karena itu, kami instruksikan Dinas PUPR untuk bergerak cepat menurunkan alat berat agar perbaikan darurat ini segera selesai dan aktivitas warga kembali lancar,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.

Baca Juga :  Layanan Baru Batik Air, Jogja - Singapura Tanpa Transit

​Kehadiran orang nomor satu di Bumi Sailun Salimbai ini disambut baik oleh pemerintah desa dan warga sekitar. Kepala Desa Marga Manunggal Jaya menyampaikan apresiasinya atas respons cepat pemda yang langsung mengeksekusi perbaikan jalur utama tersebut.

​Di sisi lain, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat jalan yang sudah diperbaiki. Salah satunya dengan membatasi tonase kendaraan yang melintas agar ketahanan jalan dapat terjaga lebih lama. (*)