Atasi Karhutla, BPBD Muaro Jambi Usulkan 5 Helikopter Water Bombing

LAMANJAMBI .COM– Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi terus meluas. Hingga saat ini lebih dari 80 hektare lahan telah terbakar.

Pemadaman kebakaran yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi terkadang menjadi kendala bagi petugas. Mereka kesulitan sumber air untuk melakukan pemadaman.

Selain itu, kondisi lahan gambut juga menjadi kendala yang sangat berarti. Bahkan petugas yang melakukan pemadaman hingga lebih dari satu minggu. Hal itu disebabkan oleh dalamnya api yang membakar lahan gambut tersebut.

Baca Juga :  Air Sungai Batanghari Terus Meluap, Status hidrometeoroligi diperpanjang. Bachyuni: Warga Tetap Waspada

Untuk melakukan pemadaman api, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi meminta bantuan helikopter water bombing untuk menangani kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi Dodi Dorista menyebut, pihaknya mengusulkan lima pesawat water Bombing untuk melakukan proses pemadaman.

Baca Juga :  Kabinet Jambi Mantap dirombak, Hafiz Fattah Minta Pejabat Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

“Tiga pesawat helikopter untuk penyiraman dan dua helikopter untuk patroli,” kata Dodi Dorista.

Namun demikian, dirinya belum bisa memastikan apakah usulan tersebut bisa terealisasi atau tidak. Yang jelas pengusulan telah dilakukan.

Dodi Dorista mengatakan, bahwa bantuan heli water bombing ini sangat dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mengatasi permasalah kasus Karhutla di Muaro Jambi.

Baca Juga :  Bantu Korban Banjir, Bachyuni Bawa Putra Sulungnya

“Yang pasti kami sangat membutuhkan bantuan heli water bombing untuk mengatasi penanganan Kasus Karhutla di Muaro Jambi, mengingat luasan lahan gambut yang ada di Muaro Jambi dengan kondisi kemarau saat ini, sangat berpotensi menimbulkan kebakaran, baik oleh ulah manusia maupun oleh penyebab lainnya,” imbuhnya. (*)