Dana Kampanye Syukur Rp. 1,8 Miliar, Nalim Rp. 800 Juta

MERANGIN – Pasangan M Syukur – Abdul Khafid menghabiskan anggaran cukup fantastis untuk kampanye. Sementara Nalim-Nilwan, berselisih hampir satu miliar rupiah di bawahnya.

Anggaran dana kampanye kedua paslon Bupati dan Wakil Bupati Merangin itu terlihat dalam pengumuman hasil audit dana kampanye yang dipublikasikan oleh KPU Kabupaten Merangin. Laporan audit dana kampanye tersebut dipublikasikan di portal SIAKBA (Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc) KPU Kabupaten Merangin, Kamis (12/12).

Baca Juga :  Agar Pembangunan Tepat Sasaran, BBS Akan Alihkan Anggaran Indikatif dari OPD ke Kecamatan

Merujuk pengumuman tersebut, paslon nomor urut satu, Nalim-Nilwan, melaporkan penerimaan Rp. 845.700.386. Kemudian pengeluaran sebesar Rp. 845.200.000, dan saldo rekening khusus dana kampanye sebesar Rp. 500.386.

Baca Juga :  Ketua PPS Pilkades Sungai Tabir dikeroyok. Pelaku Diduga Orang Suruhan Calon Kades Tak Lolos Seleksi

Sementara Syukur-Khafid menerima Rp. 1.863.600..544 di rekening khusus dana kampanye. Dari angka tersebut, terpakai Rp. 1.863.085.800. Saldo di rekening khusus dana kampanye Rp. 514.744.

Baca Juga :  Bak Artis, Bachyuni Deliansyah diserbu Emak-emak saat Tinjau TPS

Pemilukada Merangin sudah memasuki babak baru. Dalam pleno rekapitulasi beberapa waktu lalu, Syukur-Khafid ditetapkan sebagai pemenang. Kemudian Nalim-Nilwan melayangkan permohonan PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK).(Tim)