Terkait Harga Sawit, Forum Kades dan BPD Sungai Bahar Ngadu ke Ketua DPRD Muaro Jambi

Adv, BERITA, INFORMASI, JAMBI160 Dilihat

LAMANJAMBI.COM, — Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kabupaten Muaro Jambi masih rendah.

Saat ini harga sawit dipetani tidak lebih dari Rp 1.000 perkilogram. Tepatnya Rp 500 hingga Rp 800 perkilogramnya. Murahnya harga sawit ini membuat para petani menjerit, pasalnya jangankan untuk untung, untuk biaya produksi saja kurang.

Terkait hal itu, forum kades dan BPD sekecamatan Sungai Bahar mengadu kepada Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Yuli Setia Bakti.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha, Gubernur Al Haris Kumpulkan TPID Se-Provinsi Jambi

Menurut Yuli, dirinya menampung aspirasi dari masyarakat dan juga forum kades dan BPD Sungai Bahar. Menurut dia, dirinya akan memperjuangkan hingga harga sawit di kalangan petani bisa kembali membaik sesuai harapan petani.

“Kalau normal nya harga sesuai dengan biaya produksi petani yaitu 2000 atau 2500 rupiah per kilogram nya, sehingga petani bisa mencukupi biaya produksi dan kebutuhan rumah tangga” kata Yuli.

Baca Juga :  Bachyuni Deliansyah Buka Rakor TP PKK Muaro Jambi

Yuli Setia Bakti meminta kepada pemerintah pusat untuk segera mengambil kebijakan terkait harga sawit di tingkat petani ini, mengingat 60 persen masyarakat kabupaten Muaro Jambi mengandalkan ekonomi dari kelapa sawit, terutama di kecamatan sungai Bahar.

Baca Juga :  MoU SMSI dan ATJ, Sepakat Bantu Pemerintah Urai Persoalan Tata Kelola Hulu Hilir Batu Bara di Provinsi Jambi

“Tentunya kami berterima kasih dengan pemerintah sudah menaikkan harga saat ini, namun harga saat ini masih belum sesuai, saya meminta kepada pemerintah pusat agar harga sawit di tingkat petani bisa lebih membaik, dan ini akan kita perjuangkan bersama” ungkapnya. (*)