Hadiri Pelantikan Ketua LAM Desa Arang-arang, Ade Erma Sebut Pentingnya Adat ditengah Masyarakat

LAMANJAMBI.COM – Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah melantik dan mengukuhkan Datuk Kepala Desa Arang-arang sebagai ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut, hadir anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi Ade Irma Suryani.

Usai prosesi pelantikan, Ade Irma Suryani yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari partai Gerindra itu mengucapkan selamat atas dilantiknya Datuk Bahari sebagai Kades Arang-arang sebagai ketua LAM Desa.

Baca Juga :  Sidak ke Puskesmas Petaling Jaya, Bachyuni Deliansyah Sebut Pelayanan Cukup Baik

“Selamat atas pelantikannya, semoga amanah,” kata Ade Irma.

Menurut dia, pentingnya adat dalam kehidupan masyarakat Melayu adalah berfungsi untuk mengatur hampir semua sisi kehidupan, memberikan arahan dan landasan dalam semua kegiatan, mulai dari hal yang besar sampai kepada hal yang paling kecil.

Dan adat sangat perlu dilestarikan,
apalagi adat ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap leluhur. Budaya Nusantara yang unik membuat Bangsa Indonesia dikenal oleh negara-negara lain sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi. Menjadi wisata budaya bagi turis mancanegara maupun domestik.

Baca Juga :  Ratusan Siswa Keracunan MBG, DPRD Muaro Jambi Minta Biaya Pengobatan Harus Ditanggung SPPG

Dengan dilantiknya Datuk Bahari yang diberi gelar Datuk Penghulu, kedepannya adat di desa ini lebih baik lagi dan diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk menjadi kades Arang-arang.

Baca Juga :  Hadiri Halal Bihalal HKK, Wagub Sani Akui SDM Kerinci - Sungai Penuh Sangat Luar Biasa

“Semoga saya sebagai anggota DPRD kabupaten Muaro Jambi khususnya Dapil Kumpeh lebih bersinergi lagi,” katanya.

Selama menjadi anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, dirinya telah menyalurkan 90 persen pokok pikiran (Pokir) di desa Arang-arang.

“InsyaAllah kedepannya saya ingin kades dan seluruh dewan bisa berkerja dengan baik komunikasi dengan baik agar Desa Arang-arang sebagai Desa percontohan,” harapnya. (*)