LAMANJAMBI.COM– Proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Muaro Jambi rampung 100 peesen.
Di Kabupaten Muaro Jambi, ada 155 Koperasi dengan rincian 150 Desa dan 5 Kelurahan. Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil dan menengah, petani, serta berbagai elemen masyarakat lainnya untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka atau anggota.
Dari 155 koperasi yang sudah terbentuk, saat ini ada tiga koperasi yang tengah dunia untuk diusulkan menjadi perwakilan Kabupaten Muaro Jambi dalam acara HUT Koperasi yang bersamaan dengan launching KDMP sebanyak 80 ribu se Indonesia oleh Presiden Prabowo Subuanto
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Muaro Jambi, Riduwan ketika dikonfirmasi menyebut, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KMP) terbentuk sesuai jadwal, yakni sebelum akhir bulan Juni lalu.
“Alhamdulillah sebelum tanggal 30 Juni kemarin kita sudah mencapai 100 persen berbadan hukum. Artinya Koperasi itu sudah sah,” kata Riduwan.
Dengan terbentuknya badan hukum KDMP tersebut, mereka sudah bisa melakukan kegiatan selayaknya koperasi pada umumnya.
“Sembari menunggu juklak dari pemerintah pusat, Silahkan lakukan kegiatan koperasinya,” imbuhnya.
Terkait dengan usaha yang dilakukan oleh koperasi, Riduwan menyebut jika sampai saat ini banyak sekali usaha-usaha yang bakal digeluti oleh koperasi. Seperti penjualan gas LPG, sembako, ayam petelur, Apotek dan lain sebagainya.
“Seiring waktu berjalan, nanti akan ada usaha yang mereka kembangkan sesuai dengan kebutuhan anggota dan masyarakat,” jelasnya.
Pembentukan KDMP di Kabupaten Muaro Jambi memang menjadi atensi, dimana sebelumnya Pemerintah Kabupaten Muaro yang dalam hal ini diwakili oleh Riduwan diminta memaparkan perkembangan koperasi di Kabupaten Muaro Jambi didepan Wakil Kepala Staf Presiden, Muhammad Qodari. (*)










