LAMANJAMBI.COM – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, meninjau langsung penyelesaian proyek pembangunan jalan beton (rigid pavement) pada ruas strategis Pelabuhan Talang Duku – Simpang III Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo.
Langkah ini dilakukan guna memastikan infrastruktur yang menelan anggaran pusat sebesar Rp16,4 miliar tersebut siap beroperasi optimal dalam menopang arus logistik daerah.
Dalam peninjauan lapangan ini, Bupati taks sendiri, dirinya didampingi oleh barisan pejabat teras kabupaten. Tampak hadir Kadis PUPR Anjar Prabowo, Kadis LH Taufik, Kadis Kominfo Faisal Harahap, Kadis Kesehatan Aang Hambali, Kadishub Maman, Camat Taman Rajo,Hanan beserta sejumlah pejabat dan kepala desa setempat.
Meskipun proyek sepanjang 1,366 kilometer ini dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) menggunakan APBN, Bupati menegaskan bahwa dampak positifnya 100 persen dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha di Muaro Jambi.
Secara teknis, jalan yang mencakup penanganan 1,166 km pada ruas Talang Duku dan tambahan 0,2 km ke arah Tebat Patah ini dibangun dengan metode Fast Track. Teknologi perkerasan beton semen ini dipilih karena karakter jalur yang setiap harinya dihantam oleh kendaraan logistik bertonase tinggi.
Kekuatan jalan baru dengan lebar 7 meter ini ditopang oleh spesifikasi berlapis, Pondasi Dasar: Agregat Kelas A setebal 20 sentimeter untuk meratakan beban. Lapisan Penstabil, Lean Concrete (LC) atau beton kurus setebal 10 sentimeter. Serta Perkerasan Utama dengan beton semen tebal 30,5 sentimeter yang tahan deformasi. Untuk Aspek Keselamatan, bahu jalan timbunan dengan lebar 0,5 hingga 1 meter untuk ruang darurat kendaraan.
”Kombinasi struktur kokoh ini dirancang agar jalan memiliki umur layanan yang panjang serta menekan biaya pemeliharaan. Ini adalah investasi strategis jangka panjang bagi konektivitas daerah kita,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.
Dengan dibangunnya jalan ini, masyarakat tidak mengeluh lagi dengan kondisi jalan yang rusak.
“Ini sudah dibangun, saya harap masyarakat bisa menjaga dan merawatnya dengan baik,” ungkap BBS. (*)










