Intan Jaya Papua Memanas, Seorang Warga Jambi Tewas ditembak KKB

LAMANJAMBI.COM – Wilyah Papua Tengah kembali memanas. Seorang warga sipil asal Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tewas setelah ditembak secara brutal brutal oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu.

Pria yang bernama Joni Hendra itu meregang nyawa setelah ditembak dari jarak dekat oleh anggota KKB saat sedang melayani pembeli pinang di kiosnya.

Insiden berdarah ini terjadi di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT.

Baca Juga :  70 Persen Petani Sawit Muaro Jambi Gunakan Bibit Palsu, Disnakbun adakan 15 Ribu Kecambah

Kepala Operasi Satuan Tugas Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa pelaku datang mendekati korban dari jarak sekitar tujuh meter lalu langsung menembaknya menggunakan senjata api laras pendek.

Saat itu, korban sedang melayani pembeli pinang. Pelaku yang merupakan anggota KKB mendatangi kios dari jarak sekitar 7 meter dan langsung menembak korban.

Setelah menembak, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan yang berada di atas Kampung Wandoga, memanfaatkan medan berat untuk kabur dari pengejaran aparat keamanan.

Baca Juga :  Bachyuni dampingi Haris Kunjungi Lapas Perempuan di Muaro Jambi

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bilorai oleh warga setempat, namun nyawanya tak tertolong akibat luka tembak yang dideritanya.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas, tetapi tidak tertolong,” lanjut Faizal.

Aksi kekerasan yang menargetkan warga sipil ini menuai kecaman keras dari pihak keamanan. Brigjen Pol Faizal menegaskan bahwa tim Satgas Damai Cartenz telah bergerak cepat untuk memburu pelaku.

Baca Juga :  Kawal Hak Pemilih, Bawaslu Dirikan Posko Pengaduan Coklit

“Kami mengutuk aksi penembakan ini. Satgas telah bergerak cepat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang merupakan anggota KKB,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan masih tingginya tingkat ancaman dari kelompok bersenjata di wilayah Intan Jaya.

Aparat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengamanan terhadap warga sipil yang terus menjadi sasaran kekerasan. (*)

Sumber : wahananews.co