LAMANJAMBI.COM – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Ir. Hj. Ade Erma Suryani, ST., SM., MM., CSEM., CPSP., CLMA., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah pemerintah melakukan penyegaran pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra ini, evaluasi dan penyegaran kepemimpinan merupakan hal yang lumrah sekaligus krusial dalam struktur organisasi, terutama yang mengawal program strategis nasional.
“Evaluasi adalah hal wajar dalam pemerintahan. Program besar yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat membutuhkan pengawasan dan penyempurnaan berkelanjutan. Pergantian pimpinan harus dilihat sebagai langkah positif untuk memperkuat kinerja lembaga,” ujar Ade Erma.
Lebih lanjut Ade Erma menilai keputusan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat kepala negara dalam mengawal program unggulan agar berjalan sesuai ekspektasi publik. Langkah ini memberi sinyal bahwa efektivitas kerja di lapangan adalah prioritas utama.
“Presiden Prabowo menunjukkan bahwa tidak ada program yang kebal evaluasi. Justru ini diperlukan agar kendala teknis di lapangan bisa segera diperbaiki demi pelayanan masyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Ia berharap nakhoda baru BGN mampu membawa angin segar, terutama dalam meningkatkan koordinasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah. Memperkuat sistem pengawasan internal maupun eksternal dan mempercepat solusi teknis atas kendala yang masih ditemukan di lapangan.
“Kami berharap ada terobosan dan inovasi baru sehingga program MBG ini berjalan transparan, akuntabel, dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” harapnya.
Sebagai wakil rakyat dari Bumi Sailun Salimbai, Ade Erma menegaskan bahwa DPRD Muaro Jambi siap bersinergi dan mengoptimalkan fungsi pengawasan di tingkat daerah. Langkah ini penting guna memastikan anak-anak dan masyarakat di Kabupaten Muaro Jambi mendapatkan hak pemenuhan gizi yang optimal melalui program nasional ini. (*)










