Jadi Sorotan Publik, Pemda Pastikan Proyek Jalan Wong Kito Tak ada Masalah

LAMANJAMBI.COM – Proyek Pembangunan jalan wong kito yang terletak di Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi menjadi sorotan publik.

Proyek yang menelan anggaran Rp 2,3 miliar tersebut dituduhkan oleh sekelompok Masyarakat syarat akan masalah. Pembangunan yang harusnya menjadi dambaan Masyarakat malah jadi ladang korupsi.

Menaggapi hal itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Anjar Prabowo memastikan bahwa proyek senilai Rp 2,3 miliar tersebut merupakan kegiatan nyata yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Pemerintah menegaskan tidak ada penyimpangan dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Kata BBS, komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan seluruh program pembangunan berdasarkan aturan yang berlaku.

“Pada prinsipnya hal ini sudah kami jelaskan dan dijawab secara rinci oleh Dinas PUPR serta melalui berbagai klarifikasi yang telah kami sampaikan. Yang pasti, di era pemerintahan ini, setiap langkah dan kebijakan kami harus dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, tidak boleh melenceng sedikit pun. Saya selalu berpegang teguh pada komitmen itu, sehingga apa yang menjadi program dan kegiatan pemerintah daerah selalu berlandaskan hukum dan peraturan yang baku,” jelas Bupati BBS.
Dirinya menekankan bahwa seluruh proses pembangunan di lingkungan Pemkab Muaro Jambi dilaksanakan secara transparan dan terbuka untuk diketahui masyarakat.

Baca Juga :  Dihari Lahirnya Pancasila, Raden Najmi Bacakan Pidato Kepala BPKP

“Kami sudah menerapkan prinsip transparansi dari tahap perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan dan pelaporan. Mulai dari A sampai Z semuanya bisa dipertanggungjawabkan. Silakan saja jika ada pihak yang ingin melakukan pengecekan atau klarifikasi, kami siap menjawab dan membuktikan. Saya pastikan semua program kegiatan Pemda Muaro Jambi dikerjakan dengan standar SOP yang jelas, aturan yang baku, dan tentunya mengikuti semua ketentuan yang ada,” tegasnya.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Nalim dan Nasution Main Basket Bersama Anak Bungsu Presiden

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo menyebut jika proyek Jalan Wong Kito yang menjadi sorotan publik. Ia menepis keras isu yang menyebutkan pekerjaan ini tidak ada atau fiktif.

“Terkait pembangunan Jalan Wong Kito ini, sudah kami cek ulang dan kami pastikan kegiatan ini dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Dan yang paling penting, saya tegaskan di sini, pekerjaan ini nyata dan tidak fiktif. Saat ini, seluruh berkas dan administrasi terkait pekerjaan ini sudah kami limpahkan ke Kejari Muaro Jambi untuk diproses dan diperiksa lebih lanjut,” ungkap Kepala Dinas PUPR Muaro Jambi, Anjar Prabowo.

Baca Juga :  Hari Pertama Ngantor, Jun Mahir Sidak ke Mall MPP

Pihaknya mengaku hingga hari ini masih aktif dimintai keterangan dan didalami informasi oleh pihak penegak hukum terkait dokumen dan pelaksanaan proyek tersebut. Bahkan, dijadwalkan dalam waktu dekat akan dilakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memverifikasi keberadaan fisik jalan tersebut.
“Kami sudah siap dan akan mendampingi tim pemeriksa nanti untuk cek lokasi secara langsung, tujuannya agar terlihat jelas apakah pekerjaan ini fiktif atau tidak. Saya pastikan sekali lagi, jalan ini ada dan wujudnya nyata,” tambahnya.

Secara teknis, pembangunan Jalan Wong Kito ini menggunakan konstruksi jalan beton kaku (rigid beton). Anggaran yang digelontorkan untuk proyek pembangunan ini tercatat sebesar Rp2,3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Muaro Jambi. (*)