Duka Arang-Arang, Ade Erma Salurkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

​LAMANJAMBI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari Fraksi Gerindra, Ir. Hj. Ade Erma Suryani, S.T., S.M., M.M., menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kepada para korban bencana kebakaran di Desa Arang-Arang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Rabu (26/8).
​Musibah kebakaran tersebut sebelumnya menghanguskan dua rumah warga di RT 05 Desa Arang-Arang pada Minggu (23/8) malam sekitar pukul 22.31 WIB.

​Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ade Erma saat meninjau lokasi penyeberangan dan puing kebakaran guna melihat kondisi para korban secara dekat. Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut perwakilan Baznas Muaro Jambi, Kabid Dinsos Muaro Jambi, Camat Kumpeh Ulu Junaidi, S.E., perwakilan BPBD Muaro Jambi, serta para penyuluh PKH wilayah Kumpeh Ulu.

Baca Juga :  Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Edi Purwanto Dukung Rute Baru Trans Siginjai

​”Semoga bantuan yang diserahkan hari ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” ujar Ade Erma di lokasi.

​Mengingat wilayah Muaro Jambi yang mulai memasuki musim kemarau, politisi Gerindra ini imbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta terus memelihara rasa kepedulian antar sesama.

Baca Juga :  BANMUS DPRD Kabupaten Muaro Jambi Kunker ke Sumbar

​”Kita harus sama-sama waspada terhadap bencana apa pun. Mari kita saling peduli dan bahu-membahu membantu korban,” tegasnya.

​Ade Erma juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah desa setempat dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Muaro Jambi atas respon cepat mereka memadamkan si jago merah, sehingga api tidak merambat ke pemukiman warga lainnya.

Baca Juga :  Wagub Sani Hadiri Tabligh Akbar Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Tanjabtim

​Terkait pemulihan pascabencana, ia berharap program bedah rumah yang telah diperjuangkan dan diajukan melalui Fraksi Gerindra DPR RI dapat segera terealisasi untuk membantu korban membangun kembali tempat tinggal mereka.

​”Kepada para korban, tetap kuat dan tabah. Harta benda bisa kita cari bersama, tetapi keselamatan jiwa adalah anugerah terbesar yang harus kita syukuri. Mari jadikan musibah ini momentum untuk semakin menguatkan rasa gotong royong,” tutupnya. (*)