Puluhan Tahun Menderita, kini ditangan Brigpol Maidani jalan Kampung Lebuh Mulus

JAMBI69 Dilihat

 

LAMANJAMBI.COM, BUNGO – Setelah berpuluh tahun menderita akibat akses jalan yang buruk, kini masyarakat kampung Lebuh Dusun Talentam Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo sudah sedikit lega. Pasalnya jalan tersebut sudah diperbaiki.

Perbaikan jalan ini bukan menggunakan dana pemerintah, melainkan dana langsung dari seorang anggota Polisi di Kabupaten Bungo, yaitu Brigpol Maidani.

 

Dengan jalan yang telah baik itu membuat aktivitas masyarakat disana kembali lancar seperti sediakala. Hal ini tentu disambut gembira oleh masyarakat dusun Telentam, khususnya yang berada di Kampung Lebuh.

 

“Alhamdulillah bang. Kami sangat berterimakasih kepada abang Maidani selaku Owner Athaya Garden yang telah membantu perbaikan jalan yang memang telah lama kami dambakan untuk kelancaran semua aktivitas masyarakat,” ungkap pemuda Kampung Lebuh, Fauzan, Jumat (14//1).

Baca Juga :  Hadiri Entry BPK, Bachyuni Deliansyah Berharap Kerjasama Terus Terjalin

 

Senada dengan itu juga disampaikan oleh kepala Kampung Lebuh, Usman. “Aktivitas kami warga kampung ini semenjak beberapa titik jalan rusak berat memang sangat terganggu. Bahkan kadang anak-anak sampai libur sekolah karena jalan tidak bisa dilalui,” ungkap Usman.

 

Lanjut Usman, atas kebaikan hati Brigpol Maidani yang dikolaborasikan dengan Pemdus Telentam serta masyarakat setempat, kerusakan parah jalan ke Kampung Lebuh kini telah teratasi setelah 3 hari peralatan dan tim yang diterjukannya berjibaku dalam membantu proses pengerjaan jalan tersebut.

 

“Selain patut kami syukuri karena proses penggunaan peralatan dari dinas PUPR Bungo cukup lancar, tentu yang paling utama kepada bapak Brigpol Maidani kami tidak ada kata lain selain ucapan terimakasih atas kemuliaan hatinya membantu membiayai perbaikan jalan Kampung Lebuh ini,” papar Usman lagi.

Baca Juga :  Brigpol Maidani Hadiri Tabligh Akbar di Dusun Peninjau

 

Di tempat yang sama tokoh pemuda dusun Telentam, Gusman Pawaili juga menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak Athaya Garden. Katanya, kini bukan hanya orang tua yang senang, namun anak-anak sekolah di Kampung Lebuh pun kembali ceria karena mereka tidak lagi melewati jalan berlumpur untuk pergi ke sekolah.

 

“Sekarang anak-anak pergi ke sekolah yang dari Kampung Lebuh tidak lagi melewati jalan berlumpur. Tentu sebagai orang tua sangat senang, jalan rusak yang selama ini sering menghambat mereka kini sudah mulus berkat pak Maidani selaku Owner Ayhaya Garden,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ditabrak Mobil Tangki Minyak, Lima Kios di Merangin Terbakar

 

Untuk diketahui, ada empat titik kondisi jalan Lebuh yang rusak parah. Bahkan di dua titik hampir tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

 

“Paling kasian tu kadang anak-anak pergi sekolah, tau-taunyo balik ke rumah nangis, kerno dijalan terjatuh ke jalan berlumpur. Di kampung ini dak ado sekolah. Jadi harus keluar dari kampung dengan jalan sepanjang 2,7 Km,” papar Usman, Kepala Kampung Lebuh.

 

Di Kampung Lebih sendiri terdapat lebih dari 90 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 250 orang.(*)