Cepat Tanggap, Malam-malam Bachyuni Tenangkan Warga Talang Duku

Adv, BERITA, INFORMASI, JAMBI63 Dilihat

LAMANJAMBI.COM, — Kesal karena timbulkan debu yang tak berkesudahan, ratusan warga Desa Talang Duku Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi blokir jalan menuju PT. Musi Mas.

Ratusan warga yang datang kesana menyetop semua mobil yang hendak melakukan aktivitas keluar masuk perusahaan tersebut. Selain menimbulkan debu, perusahaan tersebut juga tidak memiliki lahan parkir sehingga mengganggu arus lalu lintas disana.

Tak mau bergejolak, Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi langsung turun kelokasi.

Baca Juga :  Harga Cabai Melambung Tinggi, Hari ini Naik 106 Persen. Berikut Daftar Harga Sembako di Pasar Jambi

Pj Bupati Muaro Jambi itu langsung menenangkan masyarakat yang sudah melakukan aksi sejak pukul 18.00 wib.

“Bapak-bapak harap tenang. Kita cari jalan keluarnya,” kata Bachyuni, Senin (15/8) malam.

Pria yang ditujuk oleh Gubernur Jambi H Al Haris sebagai Pj Bupati Muaro Jambi beberapa bulan lalu itu memang sangat cekatan, dia selalu turun dan hadir ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pilbup Merangin, Nilwan Kejar Dukungan Demokrat

Menurut Bachyuni, dalam waktu dekat pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bakal memanggil management dari perusahaan tersebut.

“Akan segera kita panggil pimpinan perusahaan dan kita minta perusahaan untuk segera merealisasikan tuntutan warga supaya kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegas Bachyuni.

Menurut warga setempat, aksi yang dilakukan ini merupakan aksi spontan dari warga. Sebelum aksi ini berlangsung, pemuda dan masyarakat telah memperingati pihak perusahaan dan memberikan waktu renggang beberapa bulan yang lalu tetapi tidak di indahkan oleh perusahaan

Baca Juga :  Pj Bupati Muaro Jambi Tinjau CAT Formasi Teknis

“Sudah di peringati secara baik baik dan sudah kita beri waktu renggang beberapa bulan yanh lalu tetapi tidak di indahkan. Sehingga masyarakat tidak bisa menahan amarah dan sabarnya lagi,” kata warga setempat. (*)