3 Kades di Muaro Jambi Duduk di kursi Pesakitan

LAMANJAMBI.COM – Tiga orang kepala desa di Kabupaten Muaro Jambi terlibat kasus hukum.

Mereka terlibat korupsi dan sebagai mafia tanah. Hal itu dibenarkan oleh Kajari Muaro Jambi, Kamin.

Menurut Kamin, satu dari tiga kades tersebut telah diputuskan bersalah dan tengah menjalani masa tahanan di Lapas Jambi. Sementara dua lainnya masih berproses.

Baca Juga :  Pj Bupati Muaro Jambi Hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Presiden

“Iya benar, ada tiga kades selama tahun 2022 lalu yang terlibat masalah hukum,” kata Kamin.

Dikatakan Kamin, tiga orang ini sebelumnya telah diperingatkan bahkan telah diminta untuk mengembalikan kerugian negara. Namun setelah diminati untuk dikembalikan, mereka tidak ada yang mau mengembalikan sehingga penyidik memutuskan untuk melanjutkan proses hukumnya.

Baca Juga :  Sempurnakan Penyusunan APBD 2025, Banggar Konsultasi ke Kemendagri

“Tiga desa itu Pematang Taman, Tri Mulya Jaya dan Sumber Agung,” ungkapnya.

Dengan pengalaman tersebut, dirinya berharap agar di tahun 2023 ini tidak ada lagi Kades yang tersandung masalah hukum.

Baca Juga :  Dituntut 18 Tahun, Terdakwa Pembunuhan Sadis IRT Jambi Minta Keringanan, Keluarga: Harusnya Hukuman Mati

Oleh karena itu, Kejari Muaro Jambi membuat aplikasi yang bernama “jaga desa”. Aplikasi ini bertujuan agar kepala desa bisa menggunakan anggaran tepat guna.

“Kepala desa bisa konsultasi dengan pihak Kejaksaan agar dalam menggunakan anggaran bisa tepat guna,” imbuhnya. (*)