LAMANJAMBI.COM — Hingga awal tahun 2024 ini, banyak bus trans Siginjai milik pemerintah Provinsi Jambi belum beroperasi.
Belum beroperasinya bus yang menjadi armada murah meriah dikalangan masyarakat ini membuat anggota DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata berkomentar.
Berdasarkan informasi yang dia terima, belum beroperasinya bus ini dikarenakan dishub belum menemukan pemenang tender.
Menurut Ivan, jika memang belum menemukan pemenang tender, pemerintah seharusnya bisa menggunakan dana datalangan terlebih dahulu.
“Ini masyarakat yang rugi. Masyarakat tidak bisa menggunakan jasa angkutan bus itu untuk kemana-mana,” kata Ivan.
Pria yang digadang-gadangkan menjadi calon Bupati Muaro Jambi itu menuturkan jika dirinya sempat secara langsung menjajal angkutan Trans Siginjai dari Kota menuju Muaro Jambi.
Dan memang keberadaan angkutan tersebut sangat membantu bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang benar-benar membutuhkan angkutan itu.
Permasalahan yang terjadi saat ini, atau setiap awal tahun selalu terganjal dengan persoalan tender. Sejatinya dari Komisi III sendiri sudah mengusulkan solusi satu diantaranya melalui dana talangan.
“Kita juga sudah sempat memberikan masukan melalui dana talangan tadi, dan solusi lain bahkan sudah direncanakan juga namun kenyataannya sekarang tidak dilaksanakan, “ tuturnya.
Dengan kondisi seperti ini di setiap awal tahun selalu terkendala, tentu pengoperasian bus Trans Siginjai ini tidak lagi full 360 hari atau dalam artian hanya 9 bulan beroperasi dan tentu ini sangat merugikan masyarakat. (*)










