Khairul Suhairi jadi Dirut Bank Jambi. Edi Purwanto Harap Lakukan Inovasi

LAMANJAMBI.COM — Khairul Suhairi dilantik oleh Gubernur Jambi H Al Haris sebagai Dirut Bank Jambi. Pelantikan yang digelar secara terbuka itu mendapatkan ucapan selamat dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari Edi Purwanto Ketua DPRD Provinsi Jambi.

Edi Purwanto ketika dikonfirmasi menyebut jika dirinya mengucapkan selamat atas dilantiknya Khairul Suhairi sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi.

Dia berharap direktur yang telah dilantik mampu menjalankan kepemimpinan sebagai Dirut Bank Jambi dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Raden Najmi Sampaikan 3 Ranperda Usulan Pemerintah Muaro Jambi

Edi Purwanto sebelumnya mengucapkan selamat atas telah dilantiknya Khairul Suhairi sebagai Dirut Bank Jambi oleh Gubernur Jambi yang dilaksanakan, Kamis (7/3) oleh Gubernur Jambi. Edi Purwanto berharap kedepan Bank Jambi semakin lebih baik dan lebih maju lagi dibawah kepemimpinan Khairul Suhairi.

“Pertama saya ucapkan selamat kepada Dirut Bank Jambi yang telah dilantik dan diambil sumpahnya, dan kita berharap kedepan dibawah kepemimpinan pak Khairul Suhairi Bank Jambi bisa lebih baik lagi,”ujarnya, Kamis (7/3).

Baca Juga :  Jumat Berkah TP PKK Jambi, Sarapan Sehat Pagi Hari Bikin Warga Bahagia

Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa Dirut Bank Jambi yang telah dilantik ini memiliki tugas dan tanggungjawab besar dan tantangan kedepan yang tidak hanya memperbaiki citra Bank Jambi, namun juga untuk terus berinovasi terutama dalam hal digitalisasi yang berdampak nyata kepada masyarakat Jambi sebagai Bank Daerah.

“Kita berharap bagaimana Bank Jambi terus melakukan inovasi-inovasi dan percepatan seiring perkembangan digitalisasi dari produk-produk perbankan, tentu kita mendukung harus berkembang dan semakin maju, dan kita berharap bisa memberikan dampak lebih lagi untuk pembangunan jambi,”ucapnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Hadiri Rakor Pencegahan Pengendalian Penyakit

Disisi lain, Edi Purwanto mengingatkan dalam melakukan kebjakan-kebijakan untuk tetap mengedepankan konstitusional dan berpegang terhadap prinsip-prinsip sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Yang paling penting, inovasi-inovasi yang dilakukan harus sesuai dengan konstitusional, prinsip kehati-hatian ini penting,”pungkasnya. (*)