LAMANJAMBI.COM — Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, bersama Kepala Dinas PUPR Anjar Parbowo dan Kepala Bapperida Budi Setiawan menghadiri rapat pembahasan pelebaran dan penambahan lajur Simpang Mendalo. Rapat berlangsung di ruang rapat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Bina Marga Jambi, Pasir Putih, Kota Jambi, Kamis, (7/5/ 2026).
Agenda utama rapat adalah pelebaran jalan dan pembangunan jalur dua dari exit Tol Pijoan sampai Mendalo Darat, batas Kota Jambi. Ruas ini menjadi bagian Lintas Timur Pulau Sumatera yang menghubungkan ke Riau dan Lintas Tengah Sumatera arah Sumbar.
Dr. Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi atas usulan pembangunan dua jalur di Mendalo batas kota. Ia menegaskan Pemkab Muaro Jambi siap membantu pembebasan lahan.
“Pada tahun 2021 ke 2022 banyak yang menolak. Namun seiring perkembangan zaman banyak jumlah kendaraan, Pemda siap sosialisasi. Kalau sekadar pagar, Pemda siap ganti. Tapi kalau sudah bangunan ruko, harus kita bicarakan. Intinya Pemkab Muaro Jambi sangat mendukung,” ujarnya.
Ia juga menyatakan akan turun langsung untuk sosialisasi karena menyangkut kepentingan orang banyak.
Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, ST., MT, memaparkan data teknis. Untuk segmen Batas Kota Jambi Simpang Rimbo, lebar eksisting 7 meter dengan panjang penanganan 2,26 km. Segmen lainnya, lebar eksisting juga 7 meter dengan panjang penanganan 7,80 km, dan segmen Batas Kota Jambi ke Mendalo Darat Simpang Tiga sepanjang 0,30 km.
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Edi Benny Cahyono, SIK.,M.Si., menyebut ruas Mendalo batas kota rawan macet dan kecelakaan. Titik krusial ada di gerbang utama UNJA dan UIN Sutha saat jam kuliah dan wisuda. Kemacetan juga terjadi di Simpang Sungai Duren akibat truk angkutan barang yang melambat, serta di Pintu Tol Pijoan saat volume kendaraan keluar tol menumpuk.
“Ruas jalan ini sudah over capacity. Risiko kecelakaan tinggi. Pembangunan jalur II adalah kebutuhan,” kata Benny.
Anggota DPR RI Komisi V, Dr. Edi Purwanto, S.HI., M.Si, berharap pembebasan lahan selesai tahun ini. Ia menekankan pembangunan harus didukung manajemen lalu lintas dan keselamatan dari seluruh stakeholder.
Ruas Simpang Mendalo sampai Stadion Swarnabhumi Kabupaten Muaro Jambi berstatus jalan nasional. Segmen Mendalo Darat Simpang Sungai Duren juga merupakan jalur penghubung vital antara Jalan Tol Trans Sumatera dengan pusat kegiatan, termasuk dua perguruan tinggi negeri dan jalur angkutan batu bara.
Hadir pula Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Samsul Ridwan, Bupati Sarolangun H. Hurmin, perwakilan mahasiswa, dan tamu undangan lainnya.(*).










