LAMANJAMBI.COM — Perjuangan menuntut ilmu hingga ke perguruan tinggi demi mengharumkan nama suku dan membawa perubahan nyata ditunjukkan oleh Kurnia, seorang generasi muda dari Komunitas Suku Anak Dalam (SAD) atau Orang Rimba asal Kabupaten Sarolangun.
Kurnia, yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Nugraha dan Nuripah, berhasil menyelesaikan pendidikannya dan menjadi calon tenaga kesehatan profesional pertama dari komunitas Orang Rimba.
Selama menempuh pendidikan di luar daerah, Kurnia memilih untuk tidak menonjolkan identitasnya sebagai warga SAD. Hal tersebut dilakukannya agar fokus menyelesaikan studinya hingga impian besarnya tercapai.
”Selama ini identitasnya sebagai warga SAD ditutupi selama menjalani pendidikan di luar daerah. Dia baru mau orang-orang tahu kalau dia warga SAD apabila keinginannya (lulus/tercapai cita-citanya) sudah terwujud,” ujar Hery, pendamping Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kabupaten Sarolangun.

Keberhasilan Kurnia semakin memperpanjang daftar anak-anak generasi muda SAD yang berhasil menembus berbagai sektor formal dan profesional. Sebelumnya, telah ada sejumlah pemuda SAD yang sukses mengabdi sebagai anggota TNI dan Polri, serta beberapa di antaranya yang telah bekerja di berbagai perusahaan swasta di luar Provinsi Jambi.
Capaian Kurnia di bidang kesehatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi serta inspirasi bagi anak-anak SAD lainnya di Kabupaten Sarolangun untuk tidak ragu mengejar pendidikan setinggi-tingginya demi kemajuan komunitas adat mereka. (*)










