Polemik PT BEP Dengan Masyarakat, DPRD Muaro Jambi Janji Turun Kelapangan

LAMANJAMBI.COM – Polemik kemitraan perkebunan kelapa sawit antara PT Bumi Eka Permai dan masyarakat Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, kian memanas. Sejumlah persoalan serius terkuak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD Muaro Jambi yang digelar.

Baca Juga :  Robinson Sirait Kunjungi Korban Puting Beliung di Sungai Bahar

Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, menegaskan bahwa persoalan ini akan ditindaklanjuti oleh Komisi II yang membidangi perkebunan dan perekonomian.

Sebagai langkah konkret, gabungan komisi merekomendasikan Komisi II untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi operasional PT Bumi Eka Permai. Langkah ini bertujuan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi serta menjamin hak-hak masyarakat dalam pola kemitraan perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :  Ketua DPRD Setuju Kabupaten Muaro Jambi dimekarkan

Dengan berbagai temuan tersebut, polemik kemitraan sawit di Pematang Raman kini memasuki babak baru. DPRD berjanji mengawal persoalan ini hingga tuntas, sementara masyarakat menanti kejelasan dan kepastian atas hak-hak mereka dalam skema kemitraan yang selama ini dipertanyakan.(*)