Reses di Bappeda Jambi, Edi Purwanto Dorong Percepatan Infrastruktur Jambi Melalui APBN

LAMANJAMBI.COM – Anggota Komisi V DPR RI asal Jambi, Edi Purwanto menyebut, dirinya percepatan sejumlah program pembangunan nasional untuk Provinsi Jambi melalui skema pendanaan APBN.

Hal itu disampaikannya saat melakukan reses dan bertemu dengan jajaran perencana daerah, termasuk Bappeda dan Dinas PUPR Provinsi Jambi, bertempat di Kantor Bappeda Jambi, Senin (27/4/2026).

Dia mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan untuk merumuskan usulan program prioritas yang dapat diperjuangkan ke pemerintah pusat, terutama melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Maka saya sengaja reses ke Jambi ketemu dengan jantungnya perencana Pak Bappeda dan Pak Kadis PU untuk merumuskan apa yang bisa kita bangun untuk Provinsi Jambi. Salah satu program yang sangat diidolakan hari ini ada Inpres Jalan Daerah,” katanya.

Baca Juga :  Kunker ke Sarolangun, Edi Purwanto Cek Perbaikan jalan dan Sekolah

Dia menuturkan, satu diantara proyek prioritas yang menjadi fokus pembahasan yakni pembangunan ruas Padang Lamo. Menurutnya, hal itu telah dibicarakan langsung dengan Menteri dan Dirjen terkait di pemerintah pusat.

“Padang Lamo saya sudah ketemu dengan Pak Menteri, sudah bicara secara khusus dengan Pak Dirjen. Insyaallah Padang Lamo tahun ini akan dimulai pengerjaan,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan pembangunan tersebut tetap harus diawali dengan kelengkapan administrasi dari Pemerintah Provinsi Jambi sebagai pihak pengusul.

“Karena ini jalan provinsi tentu yang mengusulkan adalah pemerintah provinsi. Maka saya minta kepada Pak Kadis PU untuk menyelesaikan administrasinya dan menyesuaikan seluruh persyaratan yang dibutuhkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Dampingi Menteri ATR BPN di Jambi, Edi Purwanto Harap Komplik Lahan Terselesaikan

Edi juga menyebut terdapat sejumlah ruas jalan provinsi lain yang akan diperjuangkan melalui skema APBN, termasuk ruas Lantak Seribu–Raso dan beberapa jalan di wilayah Margoyoso, Merangin serta Air Hitam, Sarolangun.

“Insyaallah di dua ruas jalan ini tahun ini akan kita coba tangani melalui skema APBN, tapi tidak bisa selesai langsung,” ucapnya.

Edi menjelaskan, bantuan pusat menjadi sangat penting. Hal itu disebabkan adanya keterbatasan fiskal daerah pasca efisiensi anggaran nasional. Sehingga, berdampak pada transfer ke daerah.

Baca Juga :  Edi Purwanto Boyong Keluarganya Sholat Ied di Masjid Seribu Tiang

“Hari ini satu-satunya harapan pemerintah daerah adalah bantuan stimulus dari Jakarta melalui APBN,” jelasnya.

Selain infrastruktur jalan, Edi juga menyebut pembahasan turut mencakup peningkatan status bandara di Jambi agar dapat menjadi embarkasi haji, pengembangan Bandara Kerinci, hingga pembangunan Jembatan Sungai Rambut.

Sementara untuk proyek pelebaran Jalan Mendalo, Edi menyebut pembahasan teknis akan dilakukan dalam rapat bersama Kementerian PUPR dan pihak terkait pada 7 Mei mendatang, dengan target konstruksi dimulai pada 2027.

“Tahun 2027 insyaallah pelebaran Jalan Mendalo kita bikin dua jalur. Target kita dua tahun, kalau bisa 2028 selesai,” pungkasnya.