Pemkab Muaro Jambi Perkuat Sinergi Cegah Penyakit Menular ATM

​LAMANJAMBI.COM — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayah tersebut. Langkah ini diwujudkan melalui Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) yang digelar di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muaro Jambi, Kamis (18/6).

​Acara tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir. Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, kepala puskesmas, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga :  Budhi Hartono dampingi Hj. Hesti Haris Serahkan Kursi Roda untuk Warga Tunas Mudo Muaro Jambi

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati Junaidi H. Mahir menyampaikan bahwa Indonesia, khususnya Kabupaten Muaro Jambi, saat ini masih menghadapi tantangan besar terkait penanganan tiga penyakit menular utama tersebut.

​”AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius dari kita semua. Ketiga penyakit ini bukan hanya masalah sektor kesehatan, tetapi juga berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Junaidi.

Baca Juga :  Dibawah Kepemimpinan Bachyuni Deliansyah, Angka Kemiskinan di Muaro Jambi Menurun

​Melalui penguatan forum kemitraan ini, Junaidi berharap seluruh pemangku kepentingan dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang konkret. Menurutnya, penanganan di lapangan harus dimulai dari deteksi dini, pencegahan, hingga proses pengobatan yang tuntas.

​Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan momentum ini guna menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi.

Baca Juga :  Bawaslu Merangin Umumkan Panwaslu Kecamatan Terpilih. Cek nama-namanya disini

“Mari kita beraksi nyata di lapangan demi mewujudkan Kabupaten Muaro Jambi yang sehat, maju, dan bebas dari ancaman AIDS, Tuberkulosis, serta Malaria,” pungkasnya.

​Usai prosesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok dan penyusunan rencana aksi bersama lintas sektor. Sesi strategis ini dipandu langsung oleh Program Koordinator Resilient and Sustainable Systems for Health (RSSH) ATM Provinsi Jambi. (*)