Sebelum dibuang, Ternyata Janda yang ditemukan di rawa-rawa ditusuk dulu dengan Pisau

LAMANJAMBI.COM, — Polisi terus menyelidiki kasus kematian seorang janda IS (40) warga Jujuhan Ilir Kabupaten Bungo yang ditemukan didalam rawa-rawa kemarin.

Kuat dugaan, sebelum dibuang kerawa-rawa, korban terlebih dahulu dibunuh dengan benda tajam.

Berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh dokter forensik ada sejumlah luka tusukan yang diduga oleh senjata tajam ditubuh korban. Hal itu dibenarkan oleh dr Erni dari tim Forensik RS Bhayangkara Polda Jambi.

Baca Juga :  Status Dicabut, Bachyuni Minta Masyarakat Waspada

Baca juga

“Dari hasil otopsi, kita menemukan ada luka dibagian kepala, tangan dan perut, yang diduga kena senjata tajam,” beber Dr. Erni, Senin malam (21/02) malam.

Dijelaskan, jasad yang ditemukan didalam rawa dan terbungkus dalam karung, dengan bau yang menyengat, diperkirakan korban telah tewas selama lebih kurang 8 hari yang lalu.

“Jasad itu diperkirakan telah tewas sekitar 8 hari yang lalu, karena tubuh korban sudah mulai rusak,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Dewan Minta Pemerintah Intervensi Perusahaan CPO

Untuk diketahui, Seorang janda berisial IS (40) yang diketahui warga Tapian Danto Kecamatan Jujuhan Ilir ditemukan tewas dengan kondisi tak wajar. Wanita tersebut ditemukan tewas terbungkus karung.

Kejadian tersebut terjadi di Desa Talang Pamesun Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, Minggu (21/2) sore.

 

Baca juga

Baca Juga :  Kunjungi SMA Titian Teras, Anggota Komisi IV Ingatkan Para Siswa

Informasi yang dihimpun, IS merupakan warga asli Tapian Danto Kecamatan Jujuhan Ilir yang tinggal di Blok C Kurnia Koto Salak Sungai Rumbai Kabupaten Dhamasraya Provinsi Sumatra Barat. Pengakuan keluarga, korban sudah dua minggu menghilang tanpa kabar.

“Setelah beberapa hari kami mencari seorang warga yang merupakan adek korban menemukan sosok kaki yang terlihat di rawa-rawa di kebun,” kata Muhammad Hidayah keluarga korban. (*)

Komentar