Diduga “Mesum”, 4 Pasangan Bukan Suami Isteri diciduk Pol PP

LAMANJAMBI.COM, – Lagi-lagi Satpol PP Kabupaten Merangin berhasil mengamankan pasangan bukan suami isteri disatu kamar.

Kali ini mereka mengamankan empat pasang yang tengah berduaan didalam kamar didua tempat penginapan berbeda di Kota Bangko. Mereka diduga berbuat mesum dikamar tersebut.

Tiga pasangan sijoli diamankan Satpol PP di wisma GG Family di bilangan Talang Kawo Bangko sementara satu pasangan di kos-kosan dilingkungan Kebun Sayur.

Kasat Pol PP Merangin Shobraini saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya menyebut jika kegiatan pekat ini dilakukan demi menjaga kenyamanan umat islam beribadah.

Baca Juga :  Pindah Tugas, Yuli Setia Bhakti Berikan Cinderamata kepada Muharman

Baca juga.

“Kita amankan tiga pasang muda mudi bukan suami istri di Wisma GG Family, satu pasang di kos kosan di kawasan Kebun Sayur,” kata Shobraini, Rabu (13/4).

Sebab, dua tempat ini berdasarkan laporan yang ia terima kata Shobraini terindikasi digunakan secara bebas bagi pasangan muda-mudi.

“Kita juga cek hotel, wisma dan kos-kosan yang terindikasi digunakan secara bebas. Nah ternyata memang ada di wisma GG dan kos kosan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Hadiri Pembukaan STQH, Edi Purwanto : Mari Kita Sukseskan

Empat pasangan tanpa ikatan pernikahan ini digiring ke kantor Satpol PP dan langsung diberi pembinaan, membuat pernyataan dan memanggil pihak keluarga. Pemilik wisma dan kos kita kasih peringatan.

Baca juga.

“Empat pasang ini kita bawa ke kantor, kita kasih pembinaan dan buat pernyataan tidak mengulangi, setelah itu kita minta keluarga menjemputnya,” tambah Shobraini.

Baca Juga :  Pj Bupati Muaro Jambi Hadiri Pelantikan IMAKU

Bahkan kata Shobraini, pelaku bukan saja anak Merangin ada juga pelaku laki-laki berasal dari kabupaten Bungo sementara Perempuan dari Tanjung Jabung Barat namun bekerja di Merangin.

Selain dua tempat tersebut, pihak Satpol PP juga telah menyisir beberapa hotel, wisma dan kos-kosan yang ada di wilayah kota Bangko namun tidak ditemukan sebagai tempat ‘ngamar’ pasangan bukan suami istri (*).

Komentar