Isu Pemekaran Wilayah Mencuat, Robinson Sirait Setuju Muaro Jambi dimekarkan

INFORMASI63 Dilihat

LAMANJAMBI.COM, – Kabupaten Muaro Jambi diisukan bakal dimekarkan menjadi dua bagian. Hal itu mengingat Kabupaten Muaro Jambi merupakan salah satu daerah yang luas dengan 11 Kecamatan.

Secara geografis, Kabupaten Muaro Jambi mengelilingi Kota Jambi layaknya kuning telur. Saat ini, penduduk Muaro Jambi sudah mencapai kurang lebih 400.000 jiwa. Dari indikator-indikator di atas, Kabupaten Muaro Jambi nampaknya sudah cukup layak untuk dilakukan pemekaran.

Tak hanya itu, saat ini juga tengah diusulkan penambahan kuota kursi bagi legislator di Muaro Jambi dari awalnya 35 kursi menjadi 40 kursi. Terlepas dari semua itu, keinginan dan aspirasi masyarakat yang kuat agar terjadi pemekaran juga sudah kerap disampaikan kepada wakil mereka di DPRD Muaro Jambi.

Keinginan tersebut juga turut disampaikan oleh Robinson Sirait, anggota DPRD Muaro Jambi Fraksi PAN Dapil Sungai Bahar – Mestong. Kata dia, saat reses maupun di keseharian di Dapilnya yang mencakup Kecamatan Sungai Bahar, Bahar Utara, Bahar Selatan dan Mestong kerap mendapat dan mendengar konstituennya menyampaikan usulan tersebut.

Baca Juga :  Maju di Pilgub 2024, Al Haris - Abdullah Sani Kompak Ambil Formulir di PKB

“Permintaan masyarakat (soal pemekaran) sangat kuat, mulai dari forum Kades, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga dari kalangan pemuda. Mereka inginkan pemekaran. Wilayah yang mau dimekarkan ini (menjadi kabupaten baru) Sungai Bahar group yang meliputi Sungai Bahar, Bahar Utara, Bahar Selatan, lalu Mestong dan Jaluko. Dimekarkan salah satu kecamatannya hingga memenuhi persyaratan 6 kecamatan untuk satu kabupaten sesuai aturan,” kata Robinson Sirait.

Apalagi, kata Robinson, banyak indikator pendukung lainnya yang sudah mengharuskan dilakukan pemekaran. Yakni memudahkan pelayanan.

Baca Juga :  Datuk Paduko Andiko Putro Jayo Siasah Alam Hadiri Penyerahan Gelar Adat Jambi ke 13 Tokoh

“Jumlah penduduk juga sudah mencukupi, terus ditambah lagi letak wilayah Muaro Jambi ini seperti kuning telur. Muaro jambi dikelilingi Kota Jambi maka jarak tempuh dari tiap kecamatan cukup jauh, terkhusus kecamatan Bahar Grup ini. Sangat jauh apalagi bahar selatan, intinya kan pemerintah itu harus mempermudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Robinson.

Sebagai perpanjangan tangan masyarakat, dirinya tentu harus memperjuangkan aspirasi ini. Selain mempermudah dan mendekatkan pelayanan, kata Robinson, dengan adanya pemekaran juga bisa memberikan keuntungan lainnya seperti kemajuan dan perkembangan di bidang pembangunan infrastruktur nantinya.

“Dengan kondisi saat ini termasuk masalah anggaran, sangat tidak mencukupi, maka jika nanti terwujud pemekaran, anggaran akan mendukung untuk kemajuan daerah yang dimekarkan dan daerah lama. Karena terjadi penambahan anggaran dari pusat,” kata Robinson.

Baca Juga :  Masyarakat Beraksi, 3 Excavator Untuk PETI dibakar

Tentunya untuk mewujudkan ini semua butuh dukungan dan support serta kerjasama semua pihak. Mulai dari legislator, hingga pihak eksekutor. Robinson mengaku saat ini tengah berjuang untuk mewujudkan hal tersebut bersama rekan-rekannya di DPRD Muaro Jambi.

“Sekali lagi mohon doanya agar nanti berjalan dengan lancar dan dimudahkan segala urusan yang berkaitan pemekaran tersebut. Tentunya Saya dari fraksi PAN DPRD Muaro Jambi sangat mendukung dan akan berjuang dengan teman- teman DPRD yang ada di 5 kecamatan . Kita akan koordinasi dengan Pemda Muaro Jambi, DPR RI dan kementrian terkait, mohon doanya pada seluruh masyarakat Bahar, Mestong dan Jaluko, ini harus kita suarakan dari sekarang karena membutuhkan proses yang panjang,” kata Robinson. (*).