LAMANJAMBI.COM — Tambang Batubara di Indonesia cukup banyak. Namun yang paling terkenal banyak itu ada di Kalimantan.
Meski disana banyak, namun kondisinya amatlah jauh berbeda dengan di Jambi. Disana tidak begitu menimbulkan komplik ditengah masyarakat, namun di Jambi, tambang batubara menimbulkan banyak komplik ditengah masyarakat.
Menanggapi hal itu, Elfisina anggota DPRD Provinsi Jambi dari fraksi PKB menyebut jika tambang di Jambi cukup ruwet. Sementara di Kalimantan yang tambangnya begitu banyak tidak begitu ruwet.
“Satu diantaranya, sebelum mereka membuat tambang tadi, pelaku usaha tambang terlebih dahulu dipanggil dan dikumpulkan. Mereka harus siapkan jalan khususnya dulu baru izinnya keluar, “ katanya.
Sejumlah Pabrik di Jambi Masih Uji Mutu di Daerah Lain, Disperindag: Padahal Kita Punya Lab Sendiri.
“Ketika jalan khusus sudah ada, terserah lagi ke mereka mau operasi 24 jam juga tidak masalah. Karena tidak akan mengganggu aktivitas masyarakat, “ sambungnya.
Jika berbicara persoalan izin, meskipun sekarang izin pertambangan melalui pusat.
Seharusnya pusat juga harus berkoordinasi dengan daerah setempat untuk minimal melakukan survei sebelum izin itu dikeluarkan.
“Kalo sudah seperti inikan jadi repot, masyarakat juga yang dirugikan, “ pungkasnya. (*)










