Dewan Minta Pemerintah Intervensi Perusahaan CPO

LAMANJAMBI.COM, — Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Jambi mengalami penurunan drastis, yang tadinya lebih dari Rp 3 ribu perkilogram,kini pecah dari Rp 1.000 perkilogramnya.

Harga TBS ini tidak sama dengan diberi pabrik. Dan ini membuat petani merugi.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Jambi minta Pemerintah Provinsi Jambi untuk memastikan dan mengintervensi seluruh pabrik CPO Jambi bisa membeli TBS sawit petani sesuai harga yang ditentukan. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Golkar Pinto Jayanegara.

Baca Juga :  Membanggakan, Ilham Aldianyah Siswa Diktuk Bintara Polri SPN Polda Jambi Raih Juara di MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi

Kata Pinto itu guna agar tidak ada pihak tertentu yang mencoba mengambil keuntungan sepihak.

Baca Juga :  Ketua PD IWO Tebo Desak Pertamina Sumbar Tegas Tangani Kasus Pengeroyokan Terhadap Dewan Kehormatan IWO Tebo

“Kita minta Pemprov Jambi harus memastikan seluruh pabrikan CPO membeli kelapa sawit petani dengan harga yang ditetapkan oleh Disbun Provinsi Jambi. Dan tidak mengambil keuntungan sepihak yang merugikan petani,” kata Pinto Jayanegara

Baca Juga :  Bachyuni Hadiri Sosialisasi Strategis Nasional PTPN di Medan

Disamping itu dirinya juga mendesak Pemprov Jambi, melalui BUMD dan Koperasi Petani Sawit, juga harus mulai memikirkan untuk membangun pabrik-pabrik mini CPO di sentra-sentra kelapa sawit rakyat.

“Agar kedepannya petani sawit non plasma tidak lagi bergantung kepada oligopoli pabrikan besar,” tutupnya. (*)