Pedagang Bakso Beranak dibunuh, Polisi Buru Pelaku

LAMANJAMBI.COM, — Seorang pedagang bakso beranak yang kedainya beralamat di pinggir lintas rt. 018/008 lingkungan btn belisih, kelurahan pasar atas bangko ditemukan menjadi korban pembunuhan.

Tubuhnya ditusuk oleh orang yang saat ini masih diburu polisi dengan senjata tajam. Dia mengalami luka tusukan lebih dari tiga lobang. Kejadian itu terjadi pada Minggu (19/6) dinihari.

Kejadian sadis ini diketahui sekira pukul 03:15 WIB dan ketika itu para karyawan masih tertidur di dalam toko sementara diluar toko disinyalir telah terjadi perkelahian yang berujung pembunuhan.

Baca Juga :  Bawaslu Merangin Rakor Bersama 215 PKD se-Kabupaten Merangin

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar bahwa dari luar toko terdengar ada suara teriakan minta tolong, ternyata suara tersebut datang dari korban yang merintih kesakitan dengan bersimbah darah.

Kemudian warga yang datang lalu melihat Korban sudah terkapar di samping Mobil Ayla, dan korban minta tolong dan mengatakan bahwa dia telah ditikam.

Baca Juga :  Peringatan Hari Santri, Pj Bupati Muaro Jambi Terharu

Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Kol Abundjani sebelum menghembus nafas terakhir dengan kondisi luka menganga dibeberapa bagian tubuhnya.

Korban dibawa menggunakan Mobil Ayla Warna Kuning milik korban, sesampainya di rumah sakit akhirnya nyawa korban tak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia

Kejadian naas ini, dibenarkan Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata, S.IK melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Indar Wahyu saat dikonfirmasi beritajam.net.

Baca Juga :  Evi Suherman Terima Kunjungan DPRD Provinsi Bengkulu

“Iya benar, bahwa kita masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku,” kata Kasat Reskrim AKP Indar Wahyu.

Kasat Reskrim juga membenarkan bahwa korban memang sempat dilakukan upaya penyelamatan oleh warga setempat dengan membawa ke rumah sakit.

“Meninggalnya di rumah sakit, apa motifnya dalam kasus ini nanti disampaikan, masih selidiki,” pungkas perwira dengan tiga balok dipundaknya ini. (*)

Sumber : britajam.net.

Komentar