20 Warga Muaro Jambi Mengidap HIV AIDS, 10 Orang Menghilang

LAMANJAMBI.COM, — Sebanyak 20 orang warga Kabupaten Muaro Jambi mengidap penyakit HIV dan AIDS. Data tersebut merupakan data dari tahun 2000 silam hingga 2022 ini.

Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi Afifudin saat dikonfirmasi mengatakan dari jumlah kasus HIV/AIDS tersebut, 2 orang diantaranya hingga kini harus dirujuk ke Rumah Sakit yang ada di Jakarta.

“Ada 2 orang yang pengobatannya di rujuk ke jakarta, karna obatnya tidak ada disini. Mereka ini didampingi oleh pegiat LSM yang peduli dengan penderita tersebut,” Sebut Afifudin.

Baca Juga :  Dinas PUPR Muaro Jambi Tanda Tangan KSO dengan Balai Jakon Palembang

Selain 2 orang itu, 8 orang diantaranya harus Berobat terus menerus. “8 orang itu, harus menjalani pengobatan rutin. Petugas kami terus pantau perkembangannya,” katanya.

Baca Juga.

Ridwan Kamil – Ganjar Pranowo Kandidat Terkuat Pemimpin Nasional 2024

PETI di Batang Bungo Bebas Beroperasi, Tomas Lapor Kapolres

Afifudin juga mengakui saat ini ada 10 orang yang los kontak. Mereka saat ini tidak pernah melaporkan keberadaannya dan tidak pernah lagi menjalani pengobatan.

Baca Juga :  Bachyuni Deliansyah Buka Rakor PKH tingkat Kabupaten Muaro Jambi

“Ada 10 orang penderita HIV/AIDS itu saat ini tidak ditemukan lagi keberadaannya. Saat petugas kami mendatangi penderita itu memberikan obat ke kediamannya, yang bersangkutan tidak ada atau los kontak. Kami tidak tau juga apa penyebabnya, apakah obat nya tidak cocok atau ada hal lain,” ungkapnya.

Afifudin juga menjalankan dari 20 orang yang terkena penyakit HIV/AIDS tersebut 55 persen diantaranya adalah laki laki dan 45 persen perempuan dan terdapat anak dibawah usia 12 tahun ada 2 orang.

Baca Juga :  PUPR Muaro Jambi Gelar Bimtek AHSP, ASB

“Anak usia dibawah 18 tahun ada 2 orang, selebihnya orang dewasa,” katanya.

Afifudin mengingatkan kepada masyarakatnya Kabupaten Muaro Jambi untuk tidak melakukan seks bebas, berganti ganti pasangan, memakai narkoba.

“Menggunkan Narkoba, Gonti ganti Pasangan, Perilaku Seks yang menyimpang, Tidak menggunakan kontrasepsi, itu dapat memicu tertutularnya penyakit HIV/AIDS,” tandasnya. (*)

Komentar