Waspada, diduga Oli Palsu Beredar Luas di Bungo

LAMANJAMBI.COM, — Ada saja ulah manusia serakah yang mau mengambil keuntungan bisnisnya. Dia rela meraup untung banyak walaupun mengorbankan orang banyak.

Saat ini diduga banyak peredaran Oli Palsu di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Jika terus-terusan digunakan, oli palsu ini bakal merusak kendaraan.

Dikabarkan ada dua distributor besar yang diduga menjual oli palsu di Kabulaten Bungo.

Hal ini pun pernah terjadi dan di alami oleh salah satu toko di Kota Bungo. Toko ini pernah memesan oli dari distributor yang baru dia kenal. Tidak mau percaya sepenuhnya begitu saja.

Pihak toko ini mencoba membandingkan oli dari distributor yang baru dengan Oli yang sudah berlangganan dengan mereka sejak lama. Alhasil setelah di bandingkannya terlihat jelas asli atau palsunya.

Baca Juga :  Safari Ramadan ke Niaso, Al Haris Sebut Balik Kampung

Baca Juga.

Modus Minta Pijit, Pimpinan Ponpes Ini Malah Cabuli Santrinya

Seorang Pemuda di Muaro Jambi Tewas ditangan Tetangganya Sendiri

“Setelah kami tau itu Oli diduga palsu, langsung kami pulangkan kembali ke distributor itu dan meminta uang kami untuk dikembalikan,” ujar pemilik toko yang enggan disebut namanya.

Jika sudah seperti ini dan peredaran oli palsu semakin menjamur diwilayah kota Bungo siapa yang akan bertanggung jawab.

Pemuda Bungo, Andri Awek sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi dan diduga ada pembiaran. Dengan tegas dia mengutuk keras dan meminta pihak yang berwenang harus bisa mengawasi Distributor-distributor yang ada di Kabupaten Bungo.

Baca Juga :  Edi Purwanto Serahkan 40 Ribu Bibit Ikan Lele Kepada Pokdakan

“Perlu di ketahui, mobil atau motor sering menggunakan oli bukan Asli alias palsu, bisa-bisa mesin menjadi jebol atau mati total. Saya minta pihak Kepolisian dan Instansi terkait yaitu Diskoperindag dan dinas Perizinan bungo agar bisa turun langsung mengawasi dan cek langsung kelapangan terkait Distributor Oli yang ada di Kabupaten Bungo,” tegas Andri.

Tidak hanya itu saja, Distributor oli yang ada di Kabupaten Bungo saat ini banyak yang diduga tidak mengantongi izin usaha maupun izin gudang.

Baca Juga :  Mau Nonton Final Gubernur Cup 2023, Klik Link dibawah

“Soal izin juga harus dipertanyakan, banyak yang tidak mengantongi izin. Para distributor ini ketika ditanya banyak yang beralasan hanya numpang menitip barang saja, kenyataannya tidak,” jelas Andri.

Menurut Andri, oli palsu biasanya juga banyak beredar di dusun-dusun yang jauh dari pusat kota Bungo. Para pengecer atau pelaku bisa melancarkan aksinya, karena pengetahuan orang didusun tentang oli sangat minim.

“Orang di dusun yang penting ganti oli. Mereka tidak pernah teliti saat ganti oli. Apalagi pengetahuannya tentang oli juga minim,” pungkasnya. (*)

Sumber : suarabutesarko.com