Modus Minta Pijit, Pimpinan Ponpes Ini Malah Cabuli Santrinya

LAMANJAMBI.COM, – Seorang pimpinan pondok pesantren (Ponpes) berinisial RW (37) di Kabupaten Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dibekuk polisi dan ditetapkan menjadi tersangka atas kasus diduga mencabuli dua  santrinya yang masih berumur 13 dan 15 tahun.

Penangkapan pimpinan ponpes ini diakui oleh Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega,  lantaran melakukan pencabulan terhadap dua santrinya. 

“Pelaku kasus pencabulan oleh seorang ustaz pimpinan ponpes sudah kita amankan,” ungkap Kapolres.

Dipaparkan oleh Kapolres atas kronologis, berawal dari laporan keluarga korban. Pelapor mengakui kejadian atas perbuatan bejat sang ustaz pimpinan ponpes terjadi pada 21 Agustus 2022 lalu.

Baca Juga :  Nama Budhi Hartono diusulkan Pengganti Bachyuni Deliansyah

Baca Juga.

Gara-gara Kucing Anggora, Pemuda di Jambi Bunuh Tetangganya Sendiri

Ditinggal Kondangan, Rumah Ali Porak Poranda digasak Maling

Bermula sekira pukul 22.00 wib sang ustaz memanggil tiga santrinya untuk memijit dirinya. setengah 30 menit  kemudian santri diminta masuk kamar melanjutkan memijit dirinya dalam posisi terbaring kasur, satu diantara mereka diminta menutup pagar ponpes agar tidak masuk kerbau keperkaranggan pondok.

Baca Juga :  Operator Excavator PETI di Merangin Tewas, Korban dilaporkan Hanyut Usai Kekebun

Pada kesempatan itulah sang ustaz memegang kemaluan satu diantara dua santri. Lalu satu santri lagi diminta untuk keluar kamar melihat santri lain yang bergadang. Selanjutnya santri yang tertinggal dikamar bersama nya diminta untuk menutup pintu kamar.

Setelah pintu kamar ditutup, pelaku meminta santrinya berbaring didekatnya, memainkan kemaluan santri sampai mengeluarkan cairan. Tak sampai disitu, ia meminta korban memasukan alat kelaminnya ke xxxx miliknya .karena takut korban mengikuti permintaan sang ustadz.

Baca Juga :  Serahkan LKPD 2021, Masnah Harapkan Muaro Jambi dapat WTP Lagi

Untuk kronologis penangkapan disampaikan Kapolres, Senin (12/9/2022), sekira pukul 10.30 Wib ustaz RW hadir memenuhi panggilan dari penyidik dari polres Tebo dari hasil pemeriksaan ada kesesuaian antar keterangan korban.

Kemudian Unit PPA Satreskrim Polres Tebo melaksanakan gelar perkara untuk menetapkan ustaz menjadi tersangka dari hasil gelar perkara tersebut, sekira pukul 21.00 Wib penyidik PPA polres Tebo melakukan penahanan terhadap pelaku ustaz RW.(*)

Sumber kicau22.com

Komentar