Oknum Dokter Gigi di Muaro Jambi Sering Bolos, Terakhir Absen Bulan Lalu

LAMANJAMBI.COM — WIP seorang oknum Dokter gigi yang berdinas di RSUD Ahmad Ripin Sengeti dikabarkan jarang ngantor.

Dokter cantik itu dikabarkan hanya ngantor beberapa kali saja dalam satu bulan. Kesehariannya dia dikabarkan sering keluar kota dan mengurusi praktek di tempat lain.

Akibat jarang ngantornya dokter tersebut, pelayanan kepada masyarakat terganggu. Tak hanya mengganggu pelayanan tetapi juga mengganggu ketenangan dan kenyamanan pegawai dan dokter lainnya di bagian poli gigi Rumah sakit tersebut.

Rumor yang beredar jika dokter tersebut sering mengakali absensi. Bahkan menurut management rumah sakit, dalam bulan November ini, dokter tersebut tidak pernah absen. Dia terakhir absen pada 31 Oktober lalu.

Direktur rumah sakit Ahmad Arifin sengeti, melalui kasubag TU, Raden Fauzi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya informasi yang tengah viral di mana seorang dokter dikabarkan jarang ngantor.

Baca Juga :  Bahas Isu kenaikan BBM dan Inflasi, Edi Purwanto Sebut DPRD Berada dibelakang Rakyat

Menurut Fauzi, oknum dokter tersebut akhir-akhir ini memang jarang dinas. Hal itu dibuktikan dengan absensi kehadiran melalui fingerprint.

“Data yang kita punya, terakhir beliau (dokter,red) absen fingerprint Pada 31 Oktober lalu,” kata Raden Fauzi.

Terhadap ulah oknum dokter tersebut, sedikit banyak memang mengganggu pelayanan di Rumah sakit. Namun demikian, sampai saat ini belum ada keluhan dari masyarakat ataupun tim dari bagian poli gigi.

Meski demikian, manajemen rumah sakit tetap akan melakukan tindakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Bahkan saat ini mereka telah memberikan surat panggilan kepada dokter tersebut untuk menghadap manajemen rumah sakit.

Baca Juga :  Soal Pelayanan Publik, Pemkab Muaro Jambi MoU bersama Ombudsman

“Kita sudah bersurat kepada yang bersangkutan, namun saat ini belum ada respon. Bahkan kita tidak bisa berkomunikasi langsung. Telepon maupun WhatsApp yang kita lakukan dengannya diabaikan,” ungkapnya.

Rencana, dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali melainkan surat kepadanya. Jika surat tersebut lagi-lagi diabaikan, maka manajemen rumah sakit akan melapor kepada atasan yaitu dinas kesehatan, BKD dan PJ bupati Muaro Jambi.

“Sampai saat ini kita belum tahu apa alasan dokter ini tidak masuk atau tidak absen. Mungkin saja dia masuk tapi tidak absen. Tapi sebagai ASN, absen merupakan kewajiban,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Afifuddin ketika dikonfirmasi menyebut jika dirinya baru mendapatkan informasi terkait adanya dokter yang tidak pernah ngantor. Menurut dia, informasi ini akan menjadi rujukan dan akan memanggil pihak terkait termasuk dokter itu sendiri.

Baca Juga :  Memasuki Tahapan Pilkada, Panwascam Rantau Pandan Buka Pendaftaran Calon PKD

“Nanti kita cek. Kita panggil direktur rumah sakit dan dokter itu sendiri,” kata Afifuddin.

Jika terbukti dokter tersebut tidak pernah masuk kerja sesuai dengan absensi, dirinya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi akan memberikan sanksi tegas, selain itu dirinya juga akan melapor kepada PJ bupati Muaro Jambi sebagai pimpinan teratas di Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.

“Jika terbukti ada yang dilanggar, maka yang bersangkutan akan diberikan Sanksi tegas,” ungkapnya
(*).