Delapan Jam Warga Bungo Blokir Jalan

MUARA BUNGO – Penambangan emas di hulu Sungai Batang Tebo bikin dongkol warga. Kesal dengan aktivitas tersebut, warga memblokir jalan di Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang, Kamis (13/11).

Aksi blokir jalan berlangsung hingga 8,5 jam. Mulai sekira pukul 09.00 WIB dan baru dibuka kembali pukul 17.30 WIB, setelah Bupati Bungo Dedy Putra datang ke titik penutupan jalan.

Baca Juga :  Disambut Haru para Fans, Sindy Puteri Indonesia asal Tebo siap melaju ke Grand Final

Sumber lamanjambi.com mengatakan, aktifitas tambang emas illegal terjadi di sepanjang Sungai Batang Tebo di wilayah Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang. Masalahnya, air sungai tersebut mengalir di banyak dusun di bagian hilir. Sehingga mengganggu kepentingan ribuan orang lainnya terhadap air sungai tersebut. Termasuk warga Dusun Peninjau.

Baca Juga :  Raden Najmi Serahkan 9 Ambulance kepada Puskesmas di Muaro Jambi

“Ada tiga tuntutan warga. Tertibkan tambang illegal di Limbur, pulihkan kwalitas air Sungai Batang Tebo, menuntut tindakan nyata pemerintah untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah,” ujar Zul (30), warga setempat.

Baca Juga :  Penyerahan DIPA dan TKD 2024, Edi Purwanto Dorong Pelaksanaan Prinsip Ekonomi

Dialog dengan Bupati Dedy Putra, menghasilkan dua kesepakatan. Yakni warga akan sweeping ke lokasi tambang emas illegal pada Sabtu (15/11) dan bupati bersama satgas PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin) akan menjadwalkan razia resmi.(mm)