MERANGIN – Sapren (30) terbaring lemas di UGD RSUD Kol. Abundjani, Senin (4/8) malam. Ia terlihat lemas karena cukup banyak kehilangan darah disebabkan luka di kepalanya.
Dikatakan Jumadi, ayah Sapren, anaknya terluka setelah dibacok oleh Iwan, warga satu desa di Nalo Gedang Kecamatan Nalo Tantan. Sapren dibacok setelah berusaha selamatkan anak kecil yang diserang oleh Iwan.
“Iwan itu nak ngapak (membacok dengan parang) anak kecik. Sapren menyelamatkan. Laju Sapren yang keno,” ujar Jumadi.
Ia mengatakan bahwa kejadian sekira pukul 18.30. Saat itu Iwan menenteng sebilah parang. Entah karena persoalan apa, tetiba ia hendak menyerang seorang anak-anak.
Sapren pun spontanitas tergerak mengamankan anak tersebut. Saat ia melarikan anak yang terancam, Iwan mengejar dan membacok kepalanya dari belakang hingga mengucurkan darah segar yang membasahi baju hingga celananya.
“Sapren langsung dibawa ke bidan desa dan Iwan diamankan. Dibawa oleh kades (Kades Nalo Gedang, Said) ke kantor Polres Merangin,” ujar Jumadi lagi.
Sapren harus menerima cukup banyak jahitan di kepalanya. “Luka sepanjang lebih kurang delapan sentimeter,” sebut seorang petugas medis UGD RSUD.
Menurut beberapa sumber, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Bukan kali ini saja yang bersangkutan bermasalah. Sebelumnya juga sudah pernah melalukan aksi yang membahayakan keselamatan orang lain.
“Iyo, memang dak sehat dio tu. Tapi tengok lah nanti camano prosesnyo,” ujar seorang warga setempat.(tim)










