Jaga Kebun Sawit, Seorang Satpam dibunuh Pencuri

LAMANJAMBI.COM — Seorang petugas Satuan Pengamanan (Satpam) ditemukan tewas menggenaskan ditempat ia bekerja.

Korban yang bernama Ari Dominggus, warga RT.06, Desa Muhajirin, Kabupaten Muaro Jambi itu tewas dengan beberapa luka tusukan ditubuhnya.

Informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh oleh pelaku pencurian ditempat ia bekerja yaitu PT. Mitra Cakrawala Pro Jaya (MCPJ) yang bergerak dibidang kelapa sawit berlokasi di wilayah Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Baca Juga.

Keracunan Bio gas, 2 karyawan PT BMM Tewas

Baca Juga :  Senandung Jolo Masuk Rekor Muri, Dewan Muaro Jambi Minta Disdik Jadikan Muatan Lokal

Liburan ke Jangkat, Bong Fendi Boyong keluarga dan Pengurus Partai

Kapolres Batanghari AKBP Muhammad Hasan mengatakan, pria usia 27 tahun ini diduga tewas akibat dibunuh pencuri buah sawit milik korban bekerja.

“Tadi malam korban dibunuh di wilayah Bajubang oleh pencuri sawit,” terang AKBP Hasan.

Korban bernama Ari Dominggus, warga RT.06, Desa Muhajirin, Kabupaten Muaro Jambi. Tewas dengan kondisi beberapa luka tikam di dada dan luka di perut.

Beberapa saat sebelum tewas, dirinya sempat bersiaga di pos jaga lalu ditinggalkan beliau karena menerima laporan kejadian pencurian sawit dari teman seprofesi yang sedang berpatroli di area PT. MCPJ.

Baca Juga :  HUT TNI ke 77, Edi Purwanto Ikut Ziarah Nasional bersama Danrem

Aksi pemburuan pencuri dilakukan korban dengan teman secara terpisah alias berpencar. Ditengah mengitari area perusahaan, tiba-tiba Ari Dominggus ditemukan temannya tergeletak di bawah meja berkondisi bersimbah darah disertai luka-luka.

Kapolres Batanghari AKBP Muhammad Hasan katakan, terhadap kasus ini pihaknya telah menerima laporan resmi dari rekan kerja korban selaku Satpam PT. MCPJ.

Baca Juga :  Ditunjuk Sebagai Dewan Penasehat, PJ Bupati Muaro Jambi Sebut Dia Bagian SMSI

Atas kasus ini pula pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku hingga untuk mencari tahu motif perkara.

“Identitas pelaku sedang diselidiki, kami juga masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Di waktu perkara terjadi tidak ada orang yang melihat,” jelas Hasan.

Korban telah diserahkan pihak perusahaan dan polisi ke rumah duka, usai diperiksa di tempat kejadian dan diperiksa di rumah sakit oleh pihak medis. (*)

Sumber Dobrak.id

Komentar