Kantornya didemo, Edi Purwanto Siap Berjuang Bersama Warga

BERITA, EKBIS, INFORMASI, JAMBI292 Dilihat

LAMANJAMBI.COM, — Ratusan orang yang tergabung dalam Gerakan Suara Tuntutan Rakyat (Gestur) Jambi melakukan aksi demo didepan kantor DPRD Provinsi Jambi. Selasa (27/9).

Ada beberapa tuntutan yang mereka suarakan didepan gedung perwakilan rakyat tersebut, diantaranya mendesak untuk melaksanakan reforma agraria sejati, tolak bank tanah, tolak omnibuslaw, hentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap petani, perempuan, mahasiswa, dan aktivis agraria. Kemudian molak impor pangan, pemerintah harus menjamin harga produksi petani. Selanjutnya pelesaikan konflik agraria di provinsi Jambi sekarang juga, tolak Kenaikan harga BBM dan mendorong Perda Agraria di Jambi.

Baca Juga :  Sumarsen Minta UPT KIR Sungai Duren Segera diaktifkan

Aksi pendemo diterima dengan baik oleh ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan perwakilan dari pemerintah Provinsi Jambi.

Dihadapan pendemo Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengaku akan berjuang semampunya dalam membela hak-hak petani khususnya yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Edi Purwanto menyebut jika dia memahami akan keinginan dan penderitaan yang dirasakan. Hak-hak yang di renggut, dikatakan oleh Edi Purwanto Ia memahami betul.

Baca Juga :  Tergiur Kemolekan Tubuhnya, Seorang Ayah di Merangin Garap Anak Tirinya

“Maka untuk itu saya akan berjuang buat kalian dengan apa yang saya punya, dan yang kami mampu. Kami bukan tidak sedih, kami terus bekerja untuk menyuarakan hak-hak rakyat, untuk membela yang menjadi hak rakyat,” ungkap Edi Purwanto.

Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa terhadap konflik lahan, pihaknya telah membentuk pansus konflik lahan. Ia mengaku senang ada diskusi-diskusi yang dilakukan terkait permasalahan-permasalahan yang terjadi, termasuk satu diantaranya konflik lahan.

Baca Juga :  Banyak Masalah, Aktivitas Angkutan Batubara Kembali dihentikan Sementara

“Saya tidak pernah menghindar untuk bertemu dengan masyarakat, saya ingin konflik semacam ini selesai. Konflik-konflik lahan sudah saya ke KLHK, ATR BPN sudah kita lakukan diskusi, kita buka semua data dan sama-sama kita semua buat komitmen, kami semua bersama rakyat,” sebut Edi lagi. (*)