Diacara Gebyar Posyandu, Hesti Haris Sebut Handphone Berbahaya

LAMANJAMBI.COM — Ketua TP.PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris bersama Wakil Ketua TP.PKK Provinsi Jambi Hj. Komariah menghadiri acara Gebyar Posyandu Kabupaten Muaro Jambi tahun 2023. Rabu (15/3).

Kegiatan dilaksanakan di Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Dalam kegiatan itu hadir juga ketua TP.PKK Kabupaten Muaro Jambi Faradilah Zahara, serta kader Posyandu, PKK serta undangan lainnya.

Selain itu, hadir juga Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah, Sekda Muaro Jambi, Waka DPRD Kabupaten Muaro Jambi Ahmad Haikal dan beberapa kepala OPD dan pejabat lainnya.

Baca Juga :  PPP Merangin Buka Pendaftaran Cakada, Ini Jadwalnya

Ketua TP.PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris juga berharap agar angka stunting di Provinsi Jambi khususnya di Muaro Jambi menurun.

Katanya, stunting harus dicegah sejak dini, sebab stunting ini terjadi bukan berdasarkan faktor ekonomi yang menengah kebawah, namun juga dialami oleh orang dengan ekonomi menengah keatas.

“Orang kaya juga banyak terkena stunting,” kata Hesnidar Haris.

Maka dari itu, dia berharap agar kader posyandu dan PKK di Muaro Jambi untuk mensosialisasikan tentang stunting dan perbaikan gizi.

Baca Juga :  ​Dukung Swasembada Pangan, Wabup Jun Mahir Dampingi Wakapolda Jambi Bersama Wagub Gelar Panen Raya Jagung di Muaro Jambi

“Semua kader harus bergerak untuk menurunkan angka stunting,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Hesnidar juga berpesan kepada kader posyandu dan PKK Muaro Jambi untuk mengingatkan para ibu-ibu yang ada di Muaro Jambi untuk tidak memberikan handphone kepada anak-anaknya karena handphone sangat berbahaya sekali.

Dia bercerita, beberapa waktu lalu dirinya pernah menelepon seseorang untuk memesan tiket pesawat. Kala itu dirinya berulang kali menelepon namun tidak pernah direspon.

Setelah bertemu, dirinya langsung menanyakan perihal kenapa tidak merespon teleponnya.

Baca Juga :  Percepat Rencana Pengembangan Pelabuhan Muara Sabak,Gubernur dan Bupati Bertemu Direksi Pelindo dan Pulau Laut Line

“Waktu itu dia menjawab kalau handphone sengaja di silent, tidak ada getar, tidak ada nada dering,” kata Hesnidar.

Isteri Gubernur Jambi H Al Haris ini menyebut jika ada alasan tersendiri kenapa handphone silent karena anjuran dari dokter.

Katanya, anak dari temannya itu mengalami kelainan karena kecanduan main handphone. Anak yang seharusnya sudah bisa bicara, malah tidak bisa bicara. Sebab dia telah terbiasa berkomunikasi dengan handphone.

“Makanya hati-hati dengan handphone. Jangan sampai anak kita candu dengan handphone,” imbuhnya. (*)